PRS – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan komitmennya mempercepat realisasi Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) di Kabupaten Flores Timur.
Dengan tujuan membangun Jembatan Pancasila Palmerah penghubung Pulau Adonara dan Larantuka.
Proyek strategis ini telah menjadi pembahasan panjang selama lebih dari delapan tahun sejak masa pemerintahan Gubernur Frans Lebu Raya.
Selain berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, proyek tersebut juga mencakup pembangunan pembangkit listrik tenaga arus laut di Selat Larantuka dan Adonara.
Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Melki Laka Lena bersama DPRD NTT menerima kunjungan Tim Tidal Bridge Indonesia di Kupang pada 21 Oktober 2025, untuk membahas progres terbaru proyek PLTAL yang sempat mandek hampir satu dekade.
“Potensi arus laut di Larantuka bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kekurangan listrik di Pulau Flores. Ini bagian dari energi baru terbarukan (EBT) yang harus kita dorong bersama,” tegas Gubernur Melki dalam pesan WhatsApp kepada media, Kamis (23/10/2025).
Gubernur Melki menilai proyek PLTAL Larantuka sangat strategis dalam memperkuat ketahanan energi daerah dan mendukung agenda transisi energi bersih nasional.
Ia juga mengakui perkembangan proyek ini sempat berjalan lambat dalam 10 tahun terakhir akibat hambatan administratif dan teknis.












