Daerah  

Festival Budaya Penkase Oeleta, Wajah Harmoni HUT ke-30 Kota Kupang

Reporter : Hendrik
Poros NTT News

PRS – Suasana romantisme kebersamaan terasa kental dalam merayakan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan hari jadi ke-30 sebagai daerah otonom.

Kelurahan Penkase Oeleta menggelar Festival Budaya yang meriah di lapangan bola kaki pada Rabu 29, April 2026 sore.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Kegiatan tersebut dibuka langsung secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M. D. Gheta

Festival ini menjadi panggung ekspresi budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA hingga SMK, serta pelaku UMKM dan warga dari beragam latar belakang etnis.

Lurah Penkase Oeleta, Pether Nenohaifeto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wujud nyata persatuan dalam keberagaman.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Penkase Oeleta adalah miniatur Kota Kupang yang penuh dengan keberagaman suku, budaya dan agama,” ujarnya.

Menurutnya, sejak pemekaran wilayah sekitar tahun 2010, kawasan Penkase Oeleta berkembang pesat menjadi pemukiman baru dengan sedikitnya 17 kompleks perumahan.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Diminta Perhatikan Jalan Rusak di Kecamatan Alak

Hal ini membawa masuk berbagai etnis dari luar Timor seperti Jawa, Flores, Sabu, dan Rote, yang kini hidup berdampingan secara harmonis.

Festival budaya ini menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga pameran tenun khas dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM lokal yang menjajakan produk kuliner dan kerajinan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung