Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Flores Timur juga telah membuka akses jalan sepanjang sekitar 6 kilometer guna mendukung percepatan pembangunan kawasan Huntap.
Upaya tersebut menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
PPK Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT menilai pembangunan jalan menuju Huntap memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan masyarakat pascaerupsi.
Selain mempermudah akses ke kawasan permukiman baru, jalan tersebut juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Di tengah berbagai tantangan pekerjaan lapangan, mulai dari kondisi geografis hingga faktor cuaca, progres pembangunan tetap menunjukkan tren positif.
Optimisme penyelesaian proyek pun semakin menguat seiring capaian fisik yang terus meningkat.
Pembangunan jalan akses Huntap menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan ribuan penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki memperoleh akses yang layak menuju kawasan hunian baru.
Dengan progres yang kini mendekati 60 persen, masyarakat berharap proyek tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi pemulihan kehidupan warga terdampak bencana.
“Jalan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Flores Timur untuk bangkit dan menata kehidupan yang lebih baik pascabencana,” demikian harapan yang mengiringi percepatan pembangunan akses menuju kawasan Huntap Lewotobi. (PRS/Tim**)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












