Meski sebagian warga masih fokus berbelanja kebutuhan pokok, minat terhadap layanan BNI tetap terbuka, terutama untuk kemudahan transaksi non-tunai.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, apalagi menjelang Natal harga bahan pokok biasanya naik. Kehadiran pasar murah ini sungguh meringankan,” ungkap Yurike.
Kendati demikian, masih ditemui kendala kecil, terutama pemahaman masyarakat dalam penggunaan QRIS.
Namun, kehadiran petugas BNI turut membantu proses edukasi digital, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar pasar murah, tetapi juga ruang pembelajaran finansial.
Kolaborasi BULOG dan BNI menjadi bukti bahwa sinergi lintas lembaga mampu menghadirkan solusi nyata.
Di tengah hiruk pikuk persiapan Natal, pasar murah ini menjadi ruang perjumpaan antara negara, lembaga keuangan, dan masyarakat—merajut harapan, menebar kasih, dan menjaga senyum warga menjelang Nataru 2026.
Reporter: HN/Tim
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










