“Namun, kita masih perlu kejelasan lebih lanjut mengenai barang apa saja yang masuk kategori barang mewah agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” katanya.
Selain itu, Bobby menyoroti kebijakan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 6,5% yang disampaikan Presiden.
Ia menilai hal ini akan memberikan dampak signifikan pada dunia usaha di NTT.
Tak hanya itu, Bobby juga menyinggung kelonggaran perpajakan bagi UMKM yang akan berakhir pada 2024.
“Kita perlu tahu apakah di tahun 2025 akan ada kebijakan baru terkait hal ini,” tambahnya.
Bobby menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman wajib pajak terhadap aturan baru.
“Dengan memahami sistem dan peraturan ini, kita berharap wajib pajak dapat berkontribusi optimal dalam mendukung pendapatan negara serta program-program pemerintah,” ujar Bobby.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi dunia usaha, mulai dari UMKM hingga pelaku bisnis besar di NTT, agar dapat menjalankan kewajiban perpajakan dengan baik dan mendukung pembangunan daerah.
Reeporter: Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










