Daerah  

Akses Jalan Rusak Menuju Dua Desa di Flotim, Masyarakat Setempat Terpaksa Memilih Malaysia Sebagai Solusi Alternatif Hidup

Poros NTT News
Kondisi jalan saat musim hujan tidak terawat ini tidak hanya berdampak pada para petani, tetapi juga pada masyarakat di desa tersebut secara umum.

Selain itu, dengan adanya perhatian dan tindakan yang tepat, diharapkan kondisi jalan menuju desa-desa seperti Woloklibang dan Ilepati dapat menjadi lebih baik, sehingga dapat mendukung PAD Kabupaten Flores Timur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Melihat kebutuhan masyarakat di Desa Woloklibang, dan Desa Ilepati, Tambah  Yohanes Raman Ratu, masih menjadi perhatian pemerintah setelah proyek aspal sepanjang 1,5 KM yang dikerjakan oleh PT yang tidak bisa disebutkan namanya mulai mengalami keretakan.

Menurut Yohanes Raman Ratu, warga setempat, kebutuhan masyarakat untuk melancarkan aktivitas mereka masih belum terpenuhi meski proyek aspal sudah sebagian yang dikerja di masa jabatan mantan Bupati kabupaten  Flotim pada priode  2017/2022 sebelumnya.

Ia juga menyatakan bahwa pemerintah Flotim masih belum mampu mengatasi masalah ini.

“Kami sangat membutuhkan jalan yang bagus untuk melancarkan aktivitas kami, namun proyek aspal yang dilakukan oleh PT tersebut hanya sepanjang 1,5 KM saja yang diduga dengan Anggaran 3 Milyar yang bersumber dari APBD II dan sekarang sudah mulai retak-retak. Pemerintah Flotim masih belum mampu mengatasi kebutuhan kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Perkuat Kampung SABU Bersama Gubernur NTT

Menurut sumber yang dikutip dari warga setempat, PT yang tidak disebutkan namanya merupakan perusahaan yang ada di Adonara Barat.

Pengerjaan proyek aspal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan aksesibilitas jalan di desa tersebut.

Namun, warga setempat menilai bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh PT tersebut kurang maksimal.

Sebab, proyek aspal yang dikerjakan hanya sepanjang 1,5 KM dan tidak mencakup seluruh jalan di desa tersebut tapi kondisi aspal sudah mulai rusak.

Sementara itu, pemerintah Flotim belum memberikan tanggapan mengenai keluhan yang disampaikan oleh warga setempat.

Namun, diharapkan pemerintah segera mengambil tindakan untuk melanjutkan pembanguan dan memperbaiki jalan yang sudah mengalami keretakan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat di Desa Woloklibang, dan Desa Ilepati.

Reporter: Hendrikus Mamun/PorosNTT/OK

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version