HUT ke-13 GMIT Hosana Batuplat, Sekda Kupang Tekankan Peran Gereja

Reporter : Hendrik
IMG-20260608-WA0067

PRS– Suasana penuh sukacita dan rasa syukur mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 GMIT Hosana Batuplat yang dirangkaikan dengan Kumpul Keluarga Jemaat di Gedung Kebaktian GMIT Hosana Batuplat, Minggu (7/6/2026).

Momentum syukur tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefry Edward Pelt, SH, bersama sejumlah tokoh pemerintah, gereja, dan masyarakat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Kupang Yosef Lede, Anggota DPRD Kota Kupang Esy Meliana Bire, Wakil Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Pdt. Jes Djo Maga, Ketua Majelis Jemaat GMIT Hosana Batuplat Pdt. Desy Hayer-Maarisit, para pendeta se-Klasis Kota Kupang, para emerita dan emeritus, pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Kupang, serta seluruh majelis dan jemaat GMIT Hosana Batuplat.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas perjalanan pelayanan GMIT Hosana Batuplat yang kini memasuki usia ke-13 tahun.

Menurutnya, gereja telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan spiritual umat, mempererat persaudaraan, serta mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan di Kota Kupang.

“Gereja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter umat, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang damai, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Jefry.

Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat pelayanan, serta menjadi terang dan garam di tengah kehidupan bermasyarakat.

Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan seluruh masyarakat, ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada GMIT Hosana Batuplat.

“Kiranya gereja ini terus bertumbuh dalam iman, semakin kuat dalam pelayanan, dan menjadi berkat bagi masyarakat serta daerah ini,” tambahnya.

Senada dengan itu, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan penghargaan atas dedikasi GMIT Hosana Batuplat dalam membina umat dan memperkuat nilai-nilai kekeluargaan.

Ia menilai gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut Yosef, perayaan HUT ke-13 ini harus menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Klasis Kota Kupang, Pdt. Jes Djo Maga, dalam suara gembalanya mengajak jemaat menjadikan perayaan ulang tahun gereja sebagai sarana refleksi atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan pelayanan GMIT Hosana Batuplat.

Ia menegaskan bahwa pertumbuhan gereja tidak hanya diukur dari usia maupun pembangunan fisik semata, melainkan dari kualitas iman, kesetiaan dalam pelayanan, serta kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kehidupan bersekutu, bersaksi, dan melayani di tengah perubahan zaman yang terus berkembang.

Ibadah syukur berlangsung khidmat dan penuh sukacita melalui puji-pujian, doa syukur, serta kebersamaan seluruh jemaat dan tamu undangan.

Perayaan tersebut menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama 13 tahun perjalanan pelayanan GMIT Hosana Batuplat, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk terus menghadirkan kasih Kristus bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin erat, GMIT Hosana Batuplat diharapkan terus menjadi rumah pelayanan yang membawa damai, pengharapan, dan berkat bagi Kota Kupang dan sekitarnya.(**)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung