Daerah  

Wali Kota Kupang Hadiri Peletakan Batu Pertama TK Kristen

Reporter : Redaksi
Poros NTT News

PRS – Komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan anak usia dini kembali terlihat melalui peletakan batu.

Moment tersebut pertama kali pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Kristen Kota Kupang yang berlokasi di Kelurahan LLBK, Kecamatan Kota Lama, Senin (4/5/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang secara simbolis melakukan peletakan batu pertama.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Nusa Tenggara Timur Melkiades Laka Lena, Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah, Wakil Ketua Sinode GMIT Pdt. Saneb Ena Blegur, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak usia dini, Menteri Abdul Mu’ti juga menyerahkan bantuan tas sekolah kepada 32 siswa TK Kristen Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Menteri menegaskan bahwa pembangunan TK ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat fondasi pendidikan sejak dini.

Baca Juga :  Hujan Lebat Disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang di NTT pada 31 Desember 2023

“Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemampuan dasar, serta kesiapan anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program revitalisasi pendidikan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan terus didorong oleh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, termasuk di wilayah Indonesia timur.

“Kita ingin memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa kesenjangan,” tambahnya.

Menteri berharap pembangunan TK Kristen Kota Kupang dapat diselesaikan dalam waktu empat bulan dengan tetap menjaga kualitas konstruksi, sehingga dapat segera dimanfaatkan secara optimal.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung