Survei juga menunjukkan bahwa Melki Laka Lena memiliki personal branding yang kuat, terbentuk dari sejarah dan jejak karir politiknya yang panjang.
“Sejarah Melki sebagai tokoh muda yang pernah kalah berkali-kali dalam konstestasi elektoral, namun terus berjuang, membentuk persepsi positif di masyarakat NTT,” ungkap Bataona.
Dengan demikian, perubahan preferensi pemilih dari alasan sosiologis kultural ke alasan rasional menunjukkan loncatan dan perubahan peradaban politik yang signifikan di NTT.
Namun, situasi ini perlu dijaga agar preferensi pemilih tetap stabil hingga hari pencoblosan.
Reporter : TMPG/ RN/JDS
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












