Dua Kali Debat, Melki-Johni Berikan Teladan Budaya untuk SPK dan Ansy

Poros NTT News

Melki-Johni dianggap sebagai teladan bagi pasangan calon lain dalam hal melestarikan identitas budaya Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada debat perdana yang digelar Rabu, 23 Oktober 2023, Melki-Johni tampil dengan mengenakan pakaian adat daerah masing-masing.
Melki Laka Lena, yang berasal dari Kabupaten Ende, dan Johni Asadoma, dari Kabupaten Alor, menunjukkan rasa bangga akan identitas mereka.
Sementara itu, paslon Ansy-Jane dan SPK-Andre tampak mengenakan pakaian berwarna putih polos.
Namun, dalam debat kedua yang berlangsung pada Rabu malam, 6 November 2024, pasangan Ansy-Jane serta SPK-Andre mengikuti jejak Melki-Johni dengan mengenakan pakaian adat, sebuah langkah yang memperlihatkan betapa kuatnya dampak dari Melki-Johni dalam menginspirasi pasangan lain untuk menghargai budaya lokal.
Gabriel Suku Kotan, anggota Tim Pemenangan Melki-Johni, menegaskan bahwa komitmen Melki-Johni terhadap budaya terlihat dalam setiap debat yang mereka ikuti.
“Pakaian adat ini bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari program hilirisasi budaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan menguatkan ekonomi daerah,” ujar Gabriel.
Salah satu program unggulan Melki-Johni adalah pemberdayaan ekonomi perempuan dan Generasi Z dengan akses pinjaman bunga rendah, tidak hanya bagi ibu-ibu penenun tetapi juga sektor usaha lain.
Program ini diharapkan dapat memperluas pasar produk tenun hingga ke kancah nasional dan internasional.
Gabriel juga menambahkan, penggunaan pakaian adat dalam setiap penampilan Melki-Johni menunjukkan identitas keduanya sebagai putra asli NTT.
“Paslon Melki-Johni memikirkan bagaimana produk lokal bisa menjadi aset ekonomi yang berdaya saing tinggi, tidak hanya di NTT, tetapi juga di luar daerah, sehingga memberikan keuntungan nyata bagi UMKM dan pelaku usaha setempat,” tutupnya.
Dengan komitmen untuk memajukan budaya dan ekonomi NTT, Melki-Johni tampil sebagai kandidat yang tidak hanya membawa visi pembangunan tetapi juga menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya daerah.
Reporter: HN/TIM

Baca Juga :  Putusan MK : Desi Ratna Sari Tetap di Senayan dan Ripka Djitaning dari PDIP Kabur

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung