PRS – Serena C. Francis secara resmi membuka kegiatan bakti sosial kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Kota Baru, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara jemaat gereja dan Rumah Sakit Mamami sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Serena menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti bahwa gereja memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial, budaya, dan penguatan persaudaraan.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan pribadi, saya menyampaikan terima kasih kepada Majelis Jemaat GMIT Kota Baru dan Rumah Sakit Mamami atas kegiatan penuh makna ini,” ujarnya.
Serena juga membagikan pengalaman pribadinya saat pernah dirawat di RS Mamami ketika masih duduk di bangku sekolah dasar, tepatnya saat wabah flu Singapura sekitar tahun 2008–2009.
Ia mengapresiasi pelayanan rumah sakit tersebut yang dinilai tetap konsisten hingga saat ini.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial kesehatan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang sebagai “Kota Kasih” yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa akses layanan kesehatan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ketika masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, maka kualitas hidup meningkat dan masa depan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Serena juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan semangat Bulan Budaya di Kota Kupang yang mendorong pelestarian nilai-nilai kebersamaan dan identitas budaya lokal.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk menghadirkan gerakan kasih.
“Semakin banyak gerakan kasih di tengah masyarakat, semakin cepat terwujud Kota Kupang sebagai rumah bersama yang nyaman,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Febi M. B. Messakh-Frans, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan senam jantung sehat bersama Yayasan Jantung Indonesia Nusa Tenggara Timur, sekaligus peluncuran Klub Jantung Sehat Indonesia GMIT Kota Baru sebagai upaya meningkatkan kesadaran hidup sehat.
Mengusung tema “Gereja Melayani, Kota Diberkati”, ia menegaskan bahwa gereja harus hadir melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
“Kesehatan adalah kebutuhan dasar yang tidak selalu mudah dijangkau. Karena itu, kolaborasi ini menjadi wujud tanggung jawab iman dan sosial gereja,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang dan berharap kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi terwujudnya kota yang sehat, peduli, dan penuh harapan.
Kegiatan ini turut dihadiri tenaga medis dari Rumah Sakit Mamami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaat GMIT Kota Baru yang antusias mengikuti pelayanan kesehatan gratis tersebut.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

PRS – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat…

PRS – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, meninjau langsung kondisi SD Negeri Kajuanak 4 yang…

PRS – Puncak penutupan Festival Budaya di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa…









