Daerah  

Nurce Sombu Resmi Kembali Jabat Kabag Persidangan DPRD NTT

Poros NTT News

PRS – Nurce Sombu, SH kembali dikukuhkan sebagai Kepala Bagian (Kabag) Persidangan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengukuhan tersebut berlangsung dalam acara pelantikan pejabat administrator dan pengawas, yang digelar di Kupang pada Rabu (8/10/2025).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain Nurce Sombu, sejumlah pejabat lainnya turut mengalami pergeseran jabatan dalam struktur pemerintahan daerah.

Di antaranya, Drs. Agustinus Haki Bano, M.Si, yang sebelumnya menjabat Kabag Umum Setwan DPRD NTT, kini dimutasi menjadi Sekretaris Dinas Pariwisata.

Sementara itu, Dra. Jenny T. Mamele, M.H, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Tata Usaha, Kepegawaian, dan Keanggotaan Dewan, kini dipercaya sebagai Kasubag di Inspektorat.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukanlah bentuk hadiah, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas tinggi.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan melayani dengan hati,” ujar Gubernur Melki dalam sambutannya.

Baca Juga :  Anggota DPRD NTT Fraksi PSI Siap Kawal Aspirasi Masyarakat di Rapat Paripurna

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT, tokoh agama, pejabat tinggi pratama, serta keluarga para pejabat yang dilantik.

Menanggapi kepercayaan yang kembali diberikan, Nurce Sombu menyampaikan komitmennya untuk bekerja secara profesional dan mendukung agenda reformasi birokrasi Pemerintah Provinsi NTT.

“Saya akan bekerja dengan penuh tanggung jawab dan profesional demi mendukung kemajuan daerah ini,” tegas Nurce kepada media.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi Pemprov NTT yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas pemerintahan, dan pembangunan sumber daya manusia aparatur.