Daerah  

Kasus IKOMA Era Rektor Fred Benu Disorot Dugaan Dana Mencurigakan

Poros NTT News

Seorang dosen Undana yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pihak kampus seharusnya membuka catatan keuangan IKOMA secara terbuka untuk menghindari kecurigaan publik.

“Jika memang dana itu dikelola secara sah, seharusnya tidak ada yang disembunyikan. Tapi kalau ada aliran dana yang tidak jelas, itu harus diusut,” ujarnya.

Selain itu, beberapa orang tua mahasiswa juga menyatakan kekecewaan mendalam karena tidak pernah menerima laporan pertanggungjawaban dana yang mereka bayarkan.

“Kami hanya tahu membayar, tapi tidak tahu uangnya ke mana. Kalau benar ada penyimpangan, kami minta aparat hukum bertindak,” tegas seorang wali mahasiswa FKM Undana.

Kasus ini juga diduga menyeret oknum Dekan FKM Undana yang saat ini mencalonkan diri sebagai Rektor Undana.

Publik menilai, dugaan penyimpangan dana IKOMA menjadi ujian moral dan integritas bagi para calon rektor.

Hingga berita ini diturunkan, Prof. Apris Adu maupun pihak FKM Undana belum memberikan klarifikasi resmi.

Sementara Rektorat Undana juga belum mengeluarkan pernyataan terkait dugaan pungutan dan aliran dana tersebut.

Baca Juga :  KSP Credit Union Serviam Kantor Cabang Oebufu Gelar Kegiatan Tahun Buku 2022

Desakan publik kini semakin kuat agar universitas membuka audit keuangan IKOMA secara menyeluruh dan transparan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa dunia akademik harus dijalankan dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan good university governance, tanpa ruang bagi praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat.

Reporter: PorosNTT/ JF/Tim

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version