PRS – Langit biru di ufuk barat Penkase Oeleta menjadi saksi meriahnya Festival Budaya Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-30 Kota Kupang.
Kegiatan ini tak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga mendorong geliat ekonomi masyarakat.
Memasuki hari kedua pada Kamis (30/4/2026) suasana semakin semarak dengan lomba menyanyi antar RT/RW yang menjadi ajang pencarian bakat terbaik warga.
Sorak sorai penonton menggema saat para peserta tampil menghibur, termasuk penampilan lagu “Bale Nagi” yang sukses memecah tawa dan tepuk tangan meriah.
Tak hanya hiburan, festival ini juga menjadi ruang promosi budaya lokal.
Berbagai produk seperti kain tenun, tas bermotif Sabu, hingga kopiah khas Alor turut dipamerkan dan menarik minat pengunjung.
Ketua RW 08 sekaligus Kepala SMP Negeri 3 Kota Kupang, Mashud mengaku seluruh dagangan yang dibawa hampir habis terjual.
Hal serupa dirasakan pelaku UMKM lainnya yang menjajakan kuliner khas seperti kue rambut jagung dan jagung titi dari Flores.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












