Warga meminta pemerintah segera membangun tambatan perahu karena Ratulodong merupakan daerah pesisir yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan dan penghasil ikan.
“Kami sangat membutuhkan tambatan perahu supaya aktivitas nelayan lebih aman dan tertata,” ungkap salah satu warga saat dialog reses berlangsung.
Selain persoalan fasilitas nelayan, masyarakat juga meminta agar wilayah Tanjung Bunga dimekarkan menjadi satu kecamatan baru.
Aspirasi serupa juga datang dari masyarakat Ratulodong yang berharap wilayah mereka dapat dimekarkan menjadi desa baru demi mempercepat pelayanan pemerintahan dan pembangunan.
Dalam reses tersebut turut hadir Kepala Desa Ratulodong, Siprianus Lamen Koten. Tidak hanya di Ratulodong, aspirasi masyarakat pesisir juga disampaikan saat reses di Kolidateng, Desa Kolaka.
Warga meminta pemerintah lebih serius memperhatikan fasilitas nelayan di wilayah pesisir Kolaka serta mendorong percepatan pemekaran Desa Kolaka menjadi desa definitif baru.
Kegiatan reses di Kolaka turut dihadiri Kepala Desa Kolaka, Andreas Pito Lebunga.
Dengan penuh harapan, masyarakat pesisir Flores Timur kini menyambut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai awal kemajuan baru bagi kawasan nelayan yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.(**)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










