Dalam hal ini, Lucky mengatakan lagi Pemprov NTT menyediakan bantuan berupa benih dan pupuk bagi petani yang ingin menanam tanaman holtikultura sejenis itu. Sekaligus akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi petani dalam mengelola tanaman holtikultura.
“Saat ini, kami telah menyiapkan benih dan pupuk untuk petani yang ingin menanam tanaman holtikultura, Kami juga akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi petani dalam mengelola tanaman holtikultura agar produksi dapat meningkat,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT dan peluang yang tersedia di musim kemarau, diharapkan petani NTT dapat meningkatkan produksi dan pendapatan mereka melalui tanaman holtikultura.
Lucky F. Koli berharap, untuk menghadapi musim kemarau di bulan April 2023, Pemerintah Provinsi NTT akan menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiapkan jenis tanaman yang lebih adaptasi terhadap kekeringan.
“Karena kemarau itu di bulan April, maka kita akan manfaatkan musim tanam dua untuk mengisi produksi dengan jenis tanaman yang lebih adaptasi terhadap kekeringan,” kata Lucky Koli.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












