Menurutnya, penanggulangan bencana merupakan urusan bersama yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi politik.
“Bencana adalah urusan semua. Dengan investasi satu rupiah untuk mitigasi, kita bisa mengurangi kerugian hingga sepuluh kali lipat saat terjadi darurat bencana,” jelas Gaspar.
BPPD Provinsi NTT, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh pihak untuk melakukan simulasi, sosialisasi, dan edukasi kebencanaan secara berkelanjutan.
“Kami terbuka untuk simulasi dan sosialisasi. Mari kita bergandengan tangan, berkomitmen, dan berkolaborasi dalam penanganan bencana,” pungkasnya.
Apel siaga ini menjadi bagian dari gerakan serentak PDI Perjuangan di seluruh wilayah NTT sebagai wujud nyata politik kemanusiaan dan komitmen dalam mengurangi risiko bencana di daerah rawan.
Reporter:Hendrik/Tim
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










