“Informasi cuaca ini sangat berharga. Petani kini dapat lebih siap mempersiapkan lahan dan bibit lebih dini, terutama dalam menghadapi tantangan El Nino yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Menurutnya Dinas Pertanian NTT juga telah mempersiapkan benih jagung tahan El Nino dan La Nina dengan luas lahan mencapai 168.000 hektar.
Tim penyuluhan pertanian juga akan dikerahkan untuk membantu petani mempersiapkan musim tanam.
Di sisi lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, Cornelis Wadu, menekankan tantangan geografis wilayah NTT yang rawan bencana, terutama di Flores Timur.
“Wilayah pegunungan di Flores rawan longsor dan erupsi gunung berapi, yang juga dapat mengganggu aktivitas penerbangan,” jelasnya.
BPBD NTT juga berencana menggelar pelatihan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kebakaran dan bencana alam lainnya yang mungkin terjadi di musim hujan.
Dengan informasi yang diberikan oleh BMKG, masyarakat NTT diharapkan lebih siap menghadapi perubahan musim serta potensi bencana yang menyertai peralihan cuaca ini.
Reporter : Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










