Daerah  

Bank Jatim Perkuat Posisi KUB, Sambut Bank NTT Sebagai Anggota Baru di Akhir 2024″

Poros NTT News

Busrul Iman menyebutkan bahwa kerja sama ini bukan hanya sekadar pemenuhan regulasi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kelembagaan, model bisnis, dan inovasi.

“Kolaborasi ini penting agar BPD dapat tumbuh secara eksponensial, baik secara organik maupun anorganik,” ujar Busrul.

Sebagai bagian dari SHA, bankjatim berencana menyetorkan modal sebesar Rp50–100 miliar kepada Bank NTT. Langkah ini sejalan dengan upaya memenuhi POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

Pj. Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, mengungkapkan apresiasinya atas kesempatan untuk bersinergi dengan bankjatim. “Kami tidak hanya ingin memenuhi modal inti sesuai regulasi OJK, tetapi juga berbagi pengetahuan, SDM, dan pengalaman,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama Bank NTT, Yohanis Landu Praing, menyoroti pentingnya kolaborasi ini untuk penguatan tata kelola, mitigasi risiko, dan pengembangan teknologi informasi.

“Dengan pengalaman bankjatim di bidang IT dan UMKM, kami optimis sinergi ini akan meningkatkan layanan remitansi dan memperkuat posisi Bank NTT sebagai Bank Devisa,” tambahnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan pemegang saham. Dengan berbagi infrastruktur dan pengalaman, bankjatim dan Bank NTT siap menyongsong tahun 2025 dengan optimisme, mendorong pembangunan ekonomi daerah yang lebih maju.

Baca Juga :  Bank NTT Perkuat SDM dan Inovasi Melalui Kemitraan dengan Bank Jatim

Reporter: Hendrik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version