Daerah  

Wali Kota Kupang Hadiri Gerakan Pangan Murah Polri, Dukung Stabilitas Harga Bahan Pokok

Poros NTT News

PRS – Walikota Kupang, Christian Widodo menghadiri peluncuran Gerakan Pangan Murah Polri (GPMP) di halaman Polresta Kupang Kota pada Jumat (13/3).

Moment tersebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Program yang digagas Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut dilaksanakan serentak di berbagai daerah sebagai langkah konkret mengendalikan fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Di Nusa Tenggara Timur, kegiatan ini didukung penuh oleh Perum Bulog Kantor Wilayah NTT yang menyediakan sejumlah komoditas pangan strategis dengan harga terjangkau.

Dalam pelaksanaan di Kota Kupang, Bulog menyalurkan 10 ton beras SPHP untuk wilayah Polresta Kupang Kota. Selain beras, masyarakat juga dapat memperoleh minyak goreng dan gula pasir dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.

Distribusi beras dilakukan secara bertahap, dengan alokasi 2 ton di Polresta Kupang Kota dan masing-masing 2 ton untuk empat polsek jajaran guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  NTT Jadi Pilot Project Kolaborasi Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Kapolresta Kupang Kota, Djoko Lestari, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri untuk menjaga stabilitas harga pangan melalui operasi pasar murah.

Menurutnya, setelah peluncuran awal ini, operasi pasar murah akan terus diperluas hingga ke tingkat kelurahan dan RT/RW dengan melibatkan personel polsek serta Bhabinkamtibmas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kupang bersama Baskoro Tri Prabowo, Kapolresta Kupang Kota, perwakilan Bulog NTT, serta unsur Kodim 1604/Kupang turut menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga penerima manfaat.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga terkait dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak 102 warga hadir langsung untuk memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga kestabilan distribusi pangan di Kota Kupang menjelang periode kebutuhan tinggi.

Baca Juga :  Evaluasi Akhir Tahun, Bupati TTU Lebih Fokus Pada Dua Program

Reporter: Hendrik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung