TNI  

Profil Martinus Lagawurin Botoor Pahlawan NTT dengan Dedikasi Militer

Poros NTT News

Joseph Sabara Lagawurin, Pegawai Swasta dan Hery Patandung Lagawurin (Almarhum) bersama Aprianto Arkian Lagawurin (Almarhum).

Dan Ibu Aminah sendiri (lahir di Palopo, 10 Oktober 1942, meninggal di Kupang, 8 Agustus 1996).

Riwayat Pendidikan

Martinus menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) di Puor, Seminari Hokeng, dan berbagai pendidikan militer termasuk:

Pendidikan Prajurit TNI-AD di Denpasar (1959) Sekolah Calon Bintara di Tabanan, Bali (1969) Pendidikan Infanteri Gaya Baru di Mataram, NTB (1970)Bintara Pengusut dan Pengamanan Militer di Malang, Jawa Timur (1975).

Beberapa operasi militer yang pernah diikutinya meliputi penumpasan DI/TII di Palopo, Sulawesi Selatan (1959 – 1960) Kompi II/712 DAM XVI/Wayana Ende (1960 – 1961) Adonara (1962 – 1964) Larantuka (1964 – 1965).

Operasi Penumpasan G 30 S PKI di wilayah Korem 161 NTT (1965 – 1966) Kompi Markas Batalyon Infanteri 743 PSY Benteng Kupang (1970 – 1975).

Ia gugur dengan jabatan terakhir sebagai Bati SI-1 Batalyon Infanteri 743 PSY Kupang sebagai kusuma bangsa pada 31 Desember 1975, sekitar Pukul 16.00 WITA di Tilomar, Timor Leste, saat bertugas dalam Operasi Seroja.

Beliau gugur sebagai kusuma bangsa, dan jasa-jasanya terus dikenang melalui berbagai penghargaan dan penamaan fasilitas militer di NTT.

Penghargaan mulai dari Satyalantjana Gerakan Operasi Militer IV dari Menteri Pertahanan Djuanda (17 Agustus 1961).

Satyalantjana Penegak dari Menteri Pertahanan Keamanan Jenderal TNI Soeharto (24 Maret 1969).

Penghargaan Penumpasan G30S/PKI dari Komandan Resort Militer 161 NTT, Kolonel Infanteri A. Djalal (1 Maret 1969).

Kenaikan Pangkat Anumerta karena gugur dalam Operasi Seroja di Timor-Timur.

Nama Lapangan Tembak Lagawurin di Kompi B Batalyon Infanteri 743 PSY Naibonat, Kupang – NTT

Nama Aula Lagawurin di Kompi Markas Batalyon Infanteri 743 PSY Benteng Kupang – NTT.

Jenazah Peltu Anumerta Martinus Lagawurin dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dharma Loka Kupang, NTT.

Reporter : Hendrik

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version