Daerah  

Tarian Caci dari Paroki Yoseph Benteng Jawa di Festval Golo Koe

Poros NTT News

Yuvensius asal Benteng Jawa salah seorang anggota pemain Caci mengungkapkan  rasa bangga ketika dalam kegiatan Gereja seperti ini dilibatkan sebagai Tamu dalam permainan caci (Neka Landang).

Menurutnya moment tersebut mengingat tarian Caci yang selama ini redup kini dihidupkan kembali.

Beliau berharap agar tarian Caci selalu dipentaskan setiap kali ada kegiatan gereja seperti ini, pintanya.

Tambah Laurensius yang berdampingan dengan Yuvensius ketika di tanyai oleh awak media meyebutkan ” ada 30 orang pemain Caci yang sudah disiapkan dan saya sangat senang sekali tampil Kemabli sebagai pemain Caci dalam hajatan Festival Golo Koe”.

Ungkapan yang disampaikan oleh Bapak Yuvensius dan bapak Laurensius di atas merupakan ungkapan perasaan dan suasana hati yang bangga dan bahagia menyambut Festival Golo Koe yang sedang berlangsung di Water Front City.

Proses permainan caci berlangsung aman dari awal hingga berakhirnya. Bahkan diakhir kegiatan caci, kedua belah pihak bersalam-salaman dan berpelukan sebagai tanda persahabatan dan persaudaraan.

Perayaan Festival Golo Koe dimaknai sebagai ajang untuk bertemu teman dan sahabat. Dari sebelumnya tidak pernah saling tau dan saling kenal, karena permainan caci mereka dipertemukan dan saling mengenal satu sama lain.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD NTT Dukung Evaluasi Dapur BGN Bermasalah

Orang Kaper sebagai tuan rumah dalam permainan caci juga selalu memperlihatkan sikap ramah dan santun dalam saat bermain caci.

Bila dirasa sedikit melenceng, mereka tidak segan untuk saling mengingatkan agar permainan caci tidak keluar dari esensi yang sesungguhnya sesuai tujuan penyelenggaraannya.

Reporter: Siuslaus Fendi Ruem

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version