Dalam pandangannya, diversifikasi dan pengembangan pangan lokal menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, aman dikonsumsi, merata, dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
“Masyarakat kita ini kalau belum makan nasi, itu berarti belum makan. Maka kedepannya, salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan beras, kita harus mulai kembangkan dan jadikan panganan lokal dalam menu keseharian kita, seperti konsumsi singkong, ubi, jagung.
Toh itu lebih sehat dari pada nasi,” jelas Pj. Gubernur Ayodhia Kalake disela-sela tinjauan ke Gudang Beras Bulog Cabang Maumere.
Dengan langkah-langkah ini, Pj. Gubernur NTT berharap dapat menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik dan mengurangi risiko terkait ketergantungan terhadap satu jenis bahan pangan saja.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memiliki akses yang lebih luas terhadap sumber pangan yang beragam dan bergizi.
Sumber: Biro Humas NTT
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












