Kupang,PRS – Tahapan seleksi paling akhir untuk kuota setiap peserta Paskibraka Kota Kupang yang diperoleh melalui sistem rangking keseluruhan hasil tes (Pantukhir) tidak dilakukan secara terbuka oleh panitia seleksi.
Pantukhir yang seharusnya menjadi tahap terakhir untuk menentukan peserta yang terpilih, diumumkan lewat group WhatsApp.
Hal ini menimbulkan banyak kejanggalan dalam proses seleksi Paskibraka Kota Kupang.
Dalam seleksi Paskibraka, Pantukhir merupakan tahap terakhir yang sangat penting.
Tahap ini menentukan siapa saja peserta yang berhak menjadi bagian dari Paskibraka Kota Kupang.
Namun, di Kota Kupang, pantukhir tersebut dilakukan secara tertutup dan diumumkan melalui group WhatsApp.
Banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses pantukhir ini.
Pengakuan ini dikatakan oleh salah satu orang tua menyampaikan bahwa pantukhir dilakukan secara tertutup.
Namun, sebagian besar masyarakat menganggap alasan tersebut tidak tepat.
Mereka mempertanyakan mengapa pantukhir tidak dilakukan secara terbuka seperti tahap seleksi sebelumnya.
Banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses pantukhir ini.
Salah satu peserta mengatakan bahwa dirinya merasa tidak adil karena pada saat pengumuman pantukhir, ia tidak mendapatkan informasi secara langsung dan hanya mengetahuinya dari teman.
Ada juga peserta yang merasa bahwa dirinya seharusnya lolos tetapi tidak mendapat kesempatan untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












