Ia mengharapkan, produktivitas jagung terus dapat dikembangkan dan ditingkatkan sehingga juga bermanfaat bagi masyarakat petani.
“Harus terus dikembangkan dan ditingkatkan lagi produktivitasnya dan kita harapkan produksi panen jagungnya minimal 6 ton per hektar Dengan peningkatan produktivitas jagung maka akan membantu meningkatkan ekonomi para petani juga,” katanya
“Nanti juga bisa kembangkan untuk kelor. Apalagi lahan potensial masih sangat luas dan belum ternanam secara keseluruhan,” tambah Gubernur.
Sementara itu, Danrem 161/Wira Sakti Kupang Kolonel Febriel Buyung Sikumbang menjelaskan, program tersebut juga sebagai dukungan kepada Pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. “Jadi yang kita kerjakan disini selain menjalankan tugas utama kami sebagai TNI, ini juga sebagai dukungan kepada Pemerintah untuk juga bertanggung jawab mengatasi masalah kemiskinan di masyarakat,” ungkap Kolonel Febriel.
Ia juga menjelaskan, produktivitas jagung harus ditingkatkan lagi dengan memanfaatkan luas lahan potensial secara maksimal.
Untuk diketahui, Gubernur VBL bersama Danrem 161/Wira Sakti juga meninjau lokasi pengolahan limbah jagung (batang dan daun) untuk fermentasi pakan sapi. Dalam kegiatan panen tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan 8 unit solar cell dari Korem 161/Wira Sakti Kepada masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












