Daerah  

KUR Kembali ke Bank NTT, Charlie Paulus Apresiasi Perjuangan Gubernur Melki Laka Lena

Reporter : HN/Tim
IMG-20260709-WA0150

Namun, ia menegaskan, penyerapan harus dilakukan secara akuntabel. “Cepat habis dalam arti yang benar, bukan cepat habis yang dipaksakan,” tegasnya.

Charlie mengingatkan masyarakat dengan tegas bahwa KUR adalah program subsidi pemerintah dengan bunga yang sangat murah hanya 0,5% per bulan, namun statusnya adalah pinjaman yang wajib dikembalikan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Dirut Bank NTT telah memerintahkan seluruh kantor cabang untuk mengawal program ini dengan sangat ketat dengan meningkatkan strategi analisis prospek yang ketat, dan penilaian awal kelayakan usaha nasabah.

Charlie juga mengharamkan segala bentuk kecurangan. “Tidak boleh ada kecurangan, hanya karena orang kasih sogok, lalu semua dikasih pinjaman. Tidak boleh!” tegasnya.

Ia menegaskan, Bank NTT akan terus melakukan pengawasan rutin dan pendampingan nasabah
setelah dana cair.

Petugas bank akan melakukan recheck rutin ke lapangan untuk memastikan uang digunakan sesuai peruntukannya.
“Jika usaha nasabah goyah karena faktor eksternal yang tak terhindarkan, bank akan ikut mendampingi.

Namun jika terdeteksi gejala penyimpangan sejak dini, Bank NTT akan langsung turun tangan,” tegasnya.

Melalui komitmen dan pengawasan ketat ini, Bank NTT optimistis KUR kali ini akan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat NTT yang sukses dan tepat sasaran.(**)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung