Sementara itu, Thomas Krispianus Swalar, yang mewakili para penulis dan juga merupakan inisiator dari proyek menulis bersama Komunitas Penulis Tanpa Batas, berhasil mempertanggungjawabkan apa yang telah disampaikan oleh kedua pembedah.
Thomas mengapresiasi kontribusi mereka dan merasa terinspirasi untuk terus mengembangkan kemampuan menulis bersama komunitasnya.
Pada akhir acara, Thomas menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua pembedah, terutama kepada Dr. Lany Koroh dan Bapak Yoseph Amasuba, yang telah memberikan wawasan berharga kepada para penulis.
Thomas juga tidak lupa berterima kasih kepada inisiator kegiatan bedah buku, Pak Freddy Wahon, dan Ibu Fince Bataona, serta teman-teman awak media dan Lembata Akustik yang telah mengiringi acara bedah buku dengan musik.
Acara bedah buku ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para penulis untuk meningkatkan keterampilan mereka tetapi juga sebuah ajang untuk memperkuat komunitas literasi yang berfokus pada pembelajaran dan pertumbuhan bersama.
Semoga ini menjadi awal yang lebih baik bagi para penulis dalam menciptakan karya-karya luar biasa di masa depan.
Editor : Hendrik
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










