Daerah  

Hugo Rehi Kalembu Sebut Dana Rp 100 Juta per Desa Tidak Realistis untuk NTT

Poros NTT News

Ia menyebutkan banyak instalasi daerah milik Pemprov NTT yang terhenti operasionalnya akibat kekurangan dana, padahal instalasi tersebut berfungsi sebagai pusat pelatihan dan percontohan di berbagai bidang pertanian dan peternakan.

Dengan APBD Provinsi NTT yang hanya sebesar Rp 5,3 triliun dan PAD sekitar Rp 1,5 triliun, Hugo mengingatkan bahwa banyak program penting tidak dapat dibiayai.

“Jika gagasan Ansy-Jane menggelontorkan dana Rp 100 juta per desa, maka beban APBD per tahun akan meningkat sebesar Rp 335,3 miliar untuk 3.026 desa dan 327 kelurahan di NTT.”

“Hal ini akan memperburuk kondisi fiskal dan mengganggu kelancaran program pembangunan,” tegasnya.

Hugo Kalembu menambahkan, jika rencana tersebut dipaksakan, maka NTT akan menghadapi kondisi darurat dalam pengelolaan anggaran dan implementasi program pembangunan.

Ia pun mengimbau agar semua pihak lebih realistis dalam merancang program yang sesuai dengan kapasitas fiskal daerah.

Sebelumnya, dalam debat kedua Pilgub NTT di Auditorium Undana Kupang, paslon Ansy-Jane mengusulkan pemberian dana Rp 100 juta per desa untuk pengembangan ekonomi, namun hingga kini belum ada kejelasan mengenai sumber anggaran untuk program tersebut. (*tim)

Baca Juga :  Yohanes Rumat Nilai OJK dan Gubernur NTT soal Seleksi Direksi Bank NTT

Reporter: HN/TIM

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp PorosNTTNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version